Senin, 24 November 2014

Rupiah Bergerak Menguat di Awal Pekan

Liputan6.com, Jakarta - Nilai tukar rupiah tercatat bergerak menguat seiring spekulasi para investor bahwa kenaikkan harga BBM dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Masuknya dana investasi asing ke Tanah Air mendorong naik nilai tukar rupiah di awal pekan.
Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia, Senin (24/11/2014) menunjukkan nilai tukar rupiah menguat 39 poin ke level 12.122. Akhir pekan lalu nilai tukar rupiah bergerak stagnan di level 12.161 per dolar AS.
Sementara data kurs valuta asing Bloomberg, mencatat nilai tukar rupiah menguat 0,18 persen ke level 12.125 per dolar AS. Padahal nilai tukar rupiah sempat dibuka melemah di level 12.148 per dolar AS.
Hingga menjelang siang, nilai tukar rupiah masih berkutat di kisaran 12.120-12.148 per dolar AS.
Para investor asing menambah dana hingga Rp 12,5 triliun pada aset kepemilikannya dalam bentuk rupiah pada empat hari pertama pekan lalu.
Data dari kementerian keuangan terbaru menunjukkan, angka tersebut merupakan aliran dana masuk terbesar dalam setahun.
Pada Selasa pekan lalu Presiden Joko Widodo menaikkan harga BBM bersubsidi sebesar Rp 2.000/liter masing-masing untuk premium dan sloar.
"Sangat mengejutkan melihat penguatan yang kuat mengingat laju inflasi akan semakin cepat meningkat dalam jangka pendek," ungkap analis fixed-income PT Trimegah Securities Dini Agmivia Anggraeni.
Namun para investor asing kini berharap pemangkasan subsidi BBM dapat meningkatkan posisi neraca berjalan saat ini, dan pertumbuhan ekonomi. (Sis/Nrm)

Sumber : www.liputan6.com


Pembahasan:
Dampak isu kenaikan BBM sepertinya memberikan angin segar untuk nilai tukar rupiah, seiring dengan spekulasi para investor mengenai kenaikan harga bbm yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Banyak investor  - investor asing yang menginvestasikan uangnya sehingga mendorong naik nilai tukar rupiah diawal pekan.
Investor asing pun mengharapkan dengan pemangkasan subsidi bbm dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi  dan posisi neraca berjalan. Dengan begitu dapat meningkatkan keuntungan investasi mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar